Berita RSUD Junjung Besaoh : RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang melakukan kunjungan visitasi ke RSUD Junjung Besaoh
RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang melakukan kunjungan visitasi ke RSUD Junjung Besaoh
RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang melakukan kunjungan visitasi ke RSUD Junjung Besaoh
Tim Pengampu Kanker RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang melakukan kunjungan visitasi ke RSUD Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan, pada Kamis (10/9/2026). Kunjungan strategis ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan infrastruktur serta tata kelola gedung Sitotoksik yang tengah dipersiapkan guna melayani pencampuran obat kemoterapi bagi pasien kanker di wilayah tersebut. [1]
TOBOALI — Langkah nyata dalam mematangkan penyediaan layanan penanganan kanker di Kabupaten Bangka Selatan terus berjalan. Sebagai Rumah Sakit Pusat Rujukan Nasional untuk pelayanan Onkologi di Sumatra Bagian Selatan, pihak RSMH Palembang turun langsung mendampingi proses transformasi layanan di RSUD Junjung Besaoh. [1]
Visitasi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berfokus pada evaluasi standar keamanan fasilitas, tata ruang pengelolaan zat sitotoksik, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) klinis. Gedung Sitotoksik ini sendiri merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan senilai Rp5 miliar, yang didapatkan setelah RSUD Junjung Besaoh secara resmi ditetapkan sebagai lokus pelayanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU).
Direktur RSUD Junjung Besaoh, dr. Helen Sukendy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas asistensi berkelanjutan yang diberikan oleh tim RSMH Palembang. Menurutnya, bimbingan teknis dan visitasi berkala ini menjadi jaminan bahwa fasilitas pencampuran obat kanker yang sedang dibangun akan memenuhi standar biosafety internasional, sehingga aman bagi petugas medis sekaligus pasien.
Dengan adanya fasilitas ruang Sitotoksik, Cath Lab, dan alat penunjang canggih seperti CT Scan 64 slice, RSUD Junjung Besaoh menargetkan layanan rujukan kanker dapat dioperasikan secara optimal. Hal ini diharapkan mampu memangkas kendala jarak dan biaya bagi masyarakat Bangka Selatan, yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit provinsi atau ke luar pulau untuk mendapatkan tindakan kemoterapi secara berkala.
Melalui kemitraan yang kuat antara RSUD Junjung Besaoh dan RSMH Palembang sebagai rumah sakit pengampu, proses pemenuhan kualifikasi tenaga spesialis dan standardisasi prosedur medis penanganan kanker ditargetkan selesai tepat waktu sesuai peta jalan transformasi kesehatan nasional.